Thursday, April 20, 2017

Jogja Trip Bersama Vania

Bulan April ini sebagian teman-teman saya seangkatan menghadiri pelantikan mereka di Jogja. Saya jadi teringat, ingin merekam cerita jalan-jalan ke Jogja bulan Januari lalu.

Jogja... Saya selalu merindukan kota ini... :)

Saya dan keluarga tiba disana dua hari sebelum hari H. Niatnya, supaya bisa jalan-jalan. Vania juga saya ijinkan dari sekolah seminggu lamanya. Bablas. Hahaha....

Berangkat ke Jogja adalah saya, Vania, Nanu (sepupu Vania yang akan menyusul ceritanya disini), serta kedua orangtua saya. Nanu yang baru berusia 1,5 tahun tentu saja membawa kehebohan tersendiri. Apalagi, Nanu traveling tanpa kedua orangtuanya karena tugas dan sekolah di luar kota. Akhirnya saya dan Opa yang bergantian menggendong Nanu.




Sekarang ini Nanu sudah kembali tinggal bersama kedua orangtuanya, karena sudah selesai tugas dan sekolahnya. Dan Vania pasti akan menangis kalau melihat foto-foto ini, karena kangen! :)

Saat setibanya kami di Jogja, kami langsung berburu makan siang Gudeg Yu Djum. Gudeg yang paling terkenal di telinga saya. Biasanya saya take away, untuk dibawa di cabin pesawat. Tempo hari kami ingin makan di tempat karena memang kami punya banyak waktu. Kami singgah di Gudeg Yu Djum di jalan Wijilan yang dekat dari hotel. Sayangnya tidak ada pemisahan tempat duduk antara smoking dan non smoking. Ruangan yang agak tertutup dan tak seberapa besar itu kental bau rokok. Akhirnya kami take away saja. Kami makan di XT Square yang sepi pada siang hari. Untuk hal rasa, Yu Djum memang juaranya.

Di XT Squre ini pula, terdapat dua museum unik. Yaitu De Mata Trick Eye Museum dan De Arca. Kami mengunjungi kedua tempat ini keesokan harinya. Karena Vania dan Nanu sudah terlalu lelah sore itu. Sore keesokan harinya, saya membeli tiket terusan. Vania senang sekali di Museum De Mata, tapi ternyata tidak demikian di Museum De Arca. Begitu juga dengan saya.

Vania amazed melihat aneka lukisan 3D di De Mata Trick Eye Museum. Semangat sekali ia berfoto dengan berbagai gaya. ^^

Setelah De Mata, kami mengunjungi De Arca. Ternyata Vania nggak suka. Tak lama kami disana, segera kami keluar dan pulang. 

Keluar De Arca, Vania happy lagi. Hahaha...

Setelah segala prosesi di kampus, kami jalan-jalan lagi keesokan harinya. Saya memiliki beberapa pilihan, seperti Museum Benteng Vredeburd, Taman Pintar, atau aneka museum di lingkungan Keraton. Saya pilih keraton, keluarga ikut saja, pertimbangan saya karena ini wajah Yogyakarta. Tiga tahun bolak balik Yogya, saya nggak pernah sempat jalan-jalan. Kasihan sekali. Hahaha...

Sayangnya, saya salah pilih, karena anak-anak ternyata tidak menikmati kunjungannya. Museum Kereta memang bisa menambah wawasan, namun jujur saja saya harus banyak menjelaskan ulang informasi yang diberikan oleh guide mengenai kepercayaan mereka, untuk Vania.

Museum Kereta di komplek Keraton.

Kami disambut acara gamelan di pintu masuk Keraton. 

Selesai mengunjungi Keraton, saya mengusulkan ke Taman Sari. Bad idea again. Karena ternyata Vania dan Nanu sudah kelelahan. Ditambah jalan di dalam Taman Sari yang naik turun. Akhirnya kami sudahi sebelum selesai. Duh, kasian bocah-bocah.


Di becak dari Keraton menuju Taman Sari.

Sebelumnya, saya sudah mengagendakan Taman Pintar dan Benteng Vredeburg. Menyesal kenapa tak jadi kesana. Mudah-mudahan lain kali Allah ijinkan kami ke Jogja lagi. Aamiin...

Saat pagi, puncak Gunung Merapi sebagai latar belakang Grha Shaba ini terlihat jelas. Apalagi jika cuaca cerah. Indah sekali, masyaAllah.

Pernah kepikiran untuk mencari kerja saja di Jogja. Jujur saja saya sudah lelah dengan hiruk pikuk Jakarta. Hahaha... Namun langsung ditentang oleh kedua orangtua saya. Memang tugas kita hanya taat Allah, taat orangtua. Di hari tuanya pastilah orangtua ingin kita temani, dan saya bersyukur masih Allah beri kesempatan untuk ini.

Saya hanya berdo'a mudah-mudahan bisa ke Jogja lagi, jalan-jalan lagi, dan silaturahmi dengan saudara dan sahabat serta guru-guru saya disana. Aamiin..

Have a nice Thursday, my friends...

2 comments:

  1. Halooo tante Thia, woaah itu Vania tinggi sekali, bentar lagi nyusul bundanya.
    Semoga keluarga sehat selalu ya tante, aamiin.

    ReplyDelete
  2. vania sdh besar bgt..


    yogya emang ngangenin ya

    ReplyDelete

Salam, terima kasih sudah mampir di blog saya :-)