Thursday, December 17, 2015

Sahabat Di Waktu Senang dan Susah

Untuk orang seusia saya, pastinya cukup banyak fase kehidupan yang sudah dilalui. Kenangan pahit manis masa sekolah, saya dapatkan saat kuliah S1. Kuliah di bidang kedokteran gigi bukan suatu hal yang mudah dilalui. Mulai dari beban belajar, perilaku dosen, sampai perilaku pasien kerap membuat kami mengurut dada. Semua hal yang harus kami lalui itulah yang mendekatkan kami. Tanpa dukungan teman, mustahil rasanya bisa lulus dari sana. :-D

1998 sampai hari ini... Tak terasa 17 tahun lebih persahabatan kami...
Tak beda jauh dari mbak Adel yang sudah menjalani persahabatan sekian belas tahun lamanya...

Awalnya, kami adalah anak-anak jurusan Salemba - Blok M, yang hampir setiap hari pulang bareng naik bis tingkat nomor 67 (yang sekarang sudah dimuseumkan). Hahahaaa...

Selain melewati waktu perkuliahan, kami juga bersama dalam banyak kegiatan... Salah satunya adalah aktif di Keputrian Masjid Arif Rahman Hakim. 

Mulai dari makan berjamaah dan sholat berjamaah di Masjid ARH...
Sampai tertawa terpingkal-pingkal karena salah seorang dari kami digoda pengamen di bus...

Mulai dari mencari donatur kegiatan, dari pintu ke pintu di setiap bagian FKG dan FK UI...
Sampai tidur di atas kandang ayam saat berkemah di Gunung Halimun... 

Mulai dari saling ejek dan bercanda tanpa batas...
Sampai menangis bersama saat muhasabah di sepertiga malam terakhir...

Seminar sehari @ Salemba. 

Dan tidak sampai disitu saja "petualangan" kami bersama...

Rumah saya sering dijadikan basecamp untuk belajar bersama, hampir setiap akan ujian...
Bahkan sahabat-sahabat saya ini sampai hari ini masih merindukan masakan si Mbak... Hehehe...

Dan satu kejadian yang tidak akan pernah kami lupa sampai hari ini adalah... Kejadian gempa saat kami belajar bareng untuk ujian Public Health. Saat itu kami malas-malasan sholat Isya, padahal itu di bulan Ramadhan. Karena kelelahan belajar, akhirnya kami tunda. Teguran Allah tak tanggung-tanggung... Gempa! ^_^

Buka bersama @ Citos

Saat ini, kami sudah jarang bertemu... Karena kesibukan praktek sebagian dari kami yang dimulai dari pagi sampai malam. Namun komunikasi via bbm atau whatsapp selalu kami lakukan, entah untuk saling memberi semangat, atau hanya sekedar melempar candaan nggak penting. :-D

Walau begitu, kami sangat mengusahakan untuk tetap bertemu, paling tidak setahun sekali. Biasanya kami bertemu untuk buka bersama di bulan Ramadhan. Dan cerita gempa itu masih saja jadi banyolan. Hehehe... Oleh karena itu, walau kami berada di mall sekalipun, jika sudah waktu sholat, kami segera mencari musholla...

Banyak sekali kisah yang kami lalui, yang tidak mungkin saya ceritakan semua disini. 

Akhirnya waktu dan kejadianlah yang mendewasakan kami...

Bagi saya, sahabat sejati adalah...

Orang-orang yang sudah pernah merasakan betapa menyebalkannya saya...
Tapi mereka tetap berada bersama saya...

Mereka juga yang selalu menguatkan saya saat menghadapi ujian terberat kehidupan saya... 

Semoga Allah meridhoi kami selalu menjadi sahabat sampai di surgaNya...
Aamiin ya Rabbal 'aalamiin...

Do'a saya untuk sobat blogger semua... ^_^

Saya dedikasikan posting ini untuk sahabat-sabahat saya.. Pituy, Eki, Nyenye, Minul, dan semua anak jurusan Salemba - Blok M yang tak saya sebutkan satu persatu. Love you all, always.

* * *


Terima kasih banyak mbak Adel untuk idenya. Semoga mbak Adel selalu dikelilingi sahabat-sahabat terkasih. Aamiin...



5 comments:

  1. Terima kasih mbak Lyliana untuk sharing nya. Benar mbak waktu benar-benar menguji gimana kadar sayang kita kesesama sahabat. Dan mereka lah orang yang paling tau betapa menyebalkannya kita hehehe. tapi masih tetap setia mendampingi disaat suka maupun duka.

    Sukses juga buat mbak Lyliana juga, semoga persahabatan kalian semakin kuat dan banyak memberi manfaat buat orang sekitar.

    ReplyDelete
  2. mbaaaaaa... apa kabar dirimu?? udah lama gak nampak.. aku akunya aja yg jarang kemari...
    crita soal sahabat, emang gak akan ada habisnya ya mbaaaa...

    vania apa kabarnya?? udah SD kan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Eda... alhamdulillah baiik.. iyaa ribuan cerita kalau ttg sahabat.. iya alhamdulillah vania udah SD... :D

      Delete

Salam, terima kasih sudah mampir di blog saya :-)