Monday, March 16, 2015

Panduan Berhaji Dengan Buku Dahsyatnya Ibadah Haji


Judul Buku: Dahsyatnya Ibadah Haji - Catatan Perjalanan Ibadah di Makkah dan Madinah
Penulis: Abdul Cholik
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tahun terbit: Cetakan I tahun 2014
Halaman: ix + 233 halaman 
ISBN: 998141907  978-602-02-4810-3
Harga: Rp. 47.800,- 

Selalu terharu hati saya setiap kali saya membaca buku, mendengar cerita atau melihat film dari orang-orang yang melaksanakan ibadah haji. Saya pribadi sudah ingin sekali kesana, tapi mungkin masih terkendala kemampuan, baik secara finansial maupun kesiapan keluarga. Insya Allah suatu saat nanti akan ada waktu yang tepat. 

Walau belum mendaftar sebagai calon haji, namun bukan berarti tidak ingin mengetahui seluk beluknya ibadah haji serinci-rincinya dari sekarang. Saya sering mendengar pengalaman muslim muslimah sepulang dari ibadah haji, termasuk orangtua saya sendiri, tapi saya masih belum ada bayangan sejelas-jelasnya bagaimana kondisi dan situasi di kota suci tersebut. Apa yang harus saya bawa? Apa yang harus saya persiapkan? Apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami kesulitan? Dan masih banyak lagi pertanyaan serupa.

Ternyata pertanyaan-pertanyaan saya dapat terjawab dengan membaca buku Pakde Abdul Cholik. Tips-tips dan tatalaksana berhaji di buku ini dibagi menjadi 61 cerita. Menjadi sangat menarik karena merupakan pengalaman pribadi penulis. 

Dengan gayanya Pakde yang suka guyon, buku Dahsyatnya Ibadah Haji memberikan kita gambaran yang sangat jelas tentang semua hal yang harus dipersiapkan, mulai dari urusan benda sampai ke urusan hati. Tentu saja Pakde sukses membuat saya tertawa di beberapa ceritanya, seperti di bab "Nikmati Penerbangan dengan Tertib"  dan di bab "Jangan Latah, Ah" yang menggambarkan beberapa perilaku jamaah haji yang unik dan lucu.  

Tidak hanya lucu, namun juga membuat terharu pembaca. Saat membaca pengalaman rohani penulis saat bermuhasabah saat prosesi Wukuf di Arafah, saya ikut menitikkan air mata mengingat dosa-dosa diri saya sendiri. Dan siapa yang tidak ingin segera ke tanah suci saat mengetahui hal seperti ini:
Seorang sahabat memberi tahu bahwa saat wukuf di Arafah seperti ini langit tergulung sehingga do'a kita bisa langsung kepada-Nya, tanpa halangan. Wallahu'alam bishawab.

Lewat buku ini juga penulis menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui jika jamaah menghadapi kesulitan di tanah suci, seperti tersesat, kekurangan makanan (perihal masalah katering jamaah haji tahun 2006/2007 yang mengalami kendala), kehilangan uang, cara mudah menghitung jumlah thawaf dan sa'i, menjaga keamanan diri sendiri dengan selalu bersama teman sekelompok, dan masih banyak lagi. Paling penting buat saya pribadi yang mudah putus asa adalah, untuk selalu menjaga hati dari segala macam penyakit hati. Intinya, sabar...!

Buku ini terdapat beberapa salah pengetikan, seperti di halaman 17 "tingkat empat", halaman 130 "Pimpinan rombongan selanjutnya memberi tahu agar kami memanfaatkan waktu untuk istirahat karena kami akan melaksanakan...." (tidak ada lanjutannya di halaman 131), dan halaman 137 "alhamdulillah, saya dan istri dapat melempar...." (tidak ada lanjutan, tapi pastinya yang dimaksud adalah melempar jumrah).

Saya sangat menyukai buku ini dan merekomendasikannya untuk muslim dan muslimah yang akan berangkat ke tanah suci. Sedikit kesalahan ketik sama sekali tidak mengurangi nilai buku ini. Malah, buku ini penting untuk saya simpan dan jangan sampai hilang, sampai saatnya saya bisa menunaikan ibadah haji nanti. Insya Allah. Waktunya kapan, sepenuhnya hanya Allah yang tahu. Saya mengaminkan sebaris kalimat dari penulis di bagian penutup.
Haji adalah ibadah memenuhi panggilan Allah SWT. Jika Allah berkehendak tentu tak akan ada yang bisa menghalangi.

Aamiin ya Rabbal'alamiin... 


* * *



16 comments:

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Lomba Menulis Resensi Buku Dahsyatnya Ibadah Haji
    Dicatat sebagai peserta
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  2. hiks, aku belom bisa beli bukunya ....
    padahal pingin banget ikutan kuisnya pakdhe

    sapa tau berhadiah umroh bersama pakdhe ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mbak Elsa, ditunggu review nya :D

      Delete
  3. Buku yang sangat menginspirasi ya mak

    ReplyDelete
  4. Note terakhirnya saya setuju sekali mbak. Di tempat saya ada nenek penjual sayur, (menanam sendiri di sekitar rumah) yang bisa naik haji mbak. Hasil jualan ditabung sedikit2 setelah cukup dipakai daftar haji.

    Semoga sukses mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Subhanallah... aamiin... makasih ya Tarry.. :)

      Delete
  5. Jeli juga bunda vania bacanya ya. Semoga menang ya bun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe..
      Aamiin.. makasih mbak Lidya.. :)

      Delete
  6. Lengkap juga bukunya pakde :)

    ReplyDelete
  7. saya bukan muslim mbak, tapi buku ini pasti berguna banget buat yang mau ibadah haji

    ReplyDelete
  8. Amiiin...ikut meng-Amin-kan doa Tia...
    Resensinya teliti banget Tia, keren!
    :D

    ReplyDelete

Salam, terima kasih sudah mampir di blog saya :-)