Tuesday, February 17, 2015

Evaluasi Kegiatan Membaca: Bermain di Rimba Baca

Mengajak anak untuk mencintai membaca ternyata tidak mudah, apalagi untuk anak yang sering berinteraksi dengan teman-teman tetangga yang rata-rata hobinya main di luar (yang ini nggak apa-apa sih), dan main tablet (yang ini mengkhawatirkan).

Pengaruh oleh saya sebagai bundanya Vania jadi agak berkurang..

Oleh karena itu saya harus melakukan evaluasi terhadap diri saya sendiri. Hal-hal apa yang tidak saya kerjakan padahal seharusnya dikerjakan. Dan hal-hal apa yang tidak seharusnya saya kerjakan namun justru saya kerjakan. Tujuannya jelas, supaya Vania biasa dan suka membaca...

Beberapa tahun lalu ketika Vania masih duduk di TK, saat dia belum terlalu intensif bermain dengan teman-temannya, justru Vania rajin membaca. Di TK B, ia membaca ensiklopedia kedokteran milik saya, dan begitu terpukaunya dengan susunan tulang, jalur pembuluh darah, organ-organ dalam tubuh, dan sebagainya...

Sekarang, keinginannya membaca jauuuh berkurang... Memang saya akui kontrol terhadap Vania juga berkurang dikarenakan hal-hal yang membuat saya panik. Hahaha...

Baiklah, saatnya evaluasi... ^_^

Untuk saat ini saya mengambil satu referensi saja, yaitu dari web RIF (Reading Is Fundamental). Ada satu artikel yang berjudul Children Who Can Read, But Don't... (oopss, ini vania banget sepertinya).

Kenapa ada anak yang tidak suka membaca?
Alasan yang biasa anak-anak kemukakan adalah sebagai berikut:
  1. Membaca membosankan
  2. Nggak ada waktu
  3. Terlalu sulit
  4. Nggak penting
  5. Nggak menyenangkan
Untuk Vania pribadi, alasan yang dia kemukakan adalah... Nggak ada waktu (duuuh sibuknya nggak ketulungan ibu kecil satu ini).

Pulang sekolah, sudah terdengar teman-temannya memanggil di luar pagar. Yah dia senang kalau ada teman bermain, akhirnya main sampai sore, bahkan sampai sholat maghrib bareng... Dan setelah makan malam dia begitu lelahnya sampai tak sempat lagi membaca.

Saat hari libur, saya pergunakan untuk mengajak Vania membaca bersama. Selama nggak diinterupsi dengan anak-anak tetangga biasanya kegiatan ini berjalan lancar.

Alhamdulillah Vania sudah paham pentingnya mencari informasi dari buku, dan kalau membaca buku cerita atau buku ilmu pengetahuan dengan saya, dia senang sekali. Jadi poin 1, 3, 4 dan 5 nggak berlaku untuk Vania.

Mungkin untuk anak lain bisa dicari trik sehingga ia menyadari pentingnya dan menyenangkannya kegiatan membaca.


Untuk orangtua, jangan melakukan ini!
  1. Menceramahi anak 
  2. Menyuap anak (maksudnya bribing)
  3. Menghakimi prestasi sekolah anak. Jangan kaitkan kesenangan membaca dengan prestasinya di sekolah (baik maupun buruknya)
  4. Mengkritisi pilihan anak. Membaca apapun lebih baik daripada tidak sama sekali. 
  5. Menetapkan target-target yang tidak masuk akal, perihal kebiasaan membaca. 
  6. Jangan terlalu membesar-besarkan persoalan membaca, sehingga tak akan membuat anak merasa tertekan.

Di antara keenam poin di atas mungkin poin 1 dan 6 pernah saya lakukan. Baiklah, saatnya memperbaiki diri sendiri.

Dan hey! Di artikel tersebut ada berbagai cara untuk meningkatkan minat baca anak... Di antaranya yang sudah saya lakukan di rumah, adalah:
  1. Mulai dari hal-hal yang menarik minat anak. Untuk Vania pastinya masih berubah-ubah. Saat ini sedang senang sekali membaca kisah-kisah princess, seperti Sofia the First, princess muslimah, dll.
  2. Suka kegiatan membaca dimulai dari diri sendiri, saya sebagai ibunya memang sering membaca. Tapi cenderung diabaikan kalau Vania lagi "sibuk" >_<
  3. Memfasilitasi kegiatan membaca bersama dengan teman-teman tetangga atau memotivasi untuk story telling kepada adik sepupunya, Aira. 
  4. Jika Vania ada pertanyaan yang bisa dicari di buku, saya catat dan kita cari bersama-sama. 
  5. Dongeng sebelum tidur.
  6. Saya sering menghadiahi buku untuk Vania. 
Dan masih banyak lagi kegiatan positif lainnya, yang sepertinya bisa saya mulai di rumah sendiri.

Ohya, Vania punya perpustakaan favorit yang sering ia kunjungi. Vania kesini mungkin sekitar dua kali sebulan. Disana banyak sekali buku-buku favorit anak (dan dewasa juga!).

Rimba Baca! (ada juga kah sahabat yang sering kemari?)

Lokasinya ada di belakang RS Fatmawati, Cilandak, JakSel. Vania jadi member sudah hampir setahun yang lalu. Kalau member boleh meminjam buku selama seminggu (dan boleh memperpanjang seminggu). Tempatnya cozy, pernah si Oma menemani Vania kesini dan sampai ketiduran di sofanya. Hahaha...

Koleksi topinya lucu-lucu. ^_^ Selain baca buku cerita, Vania dan Aira suka bergaya dengan aneka macam topi ini. ^_^

Buku dikategorikan berdasarkan usia. Buku untuk dewasa ada di lantai atas (koleksinya banyak mulai dari sejarah, politik, novel, buku masakan sampai komik).

Sebenarnya saya betah berlama-lama disini. Hanya saja yang namanya bocah hanya bisa duduk tenang sekitar 15 menit, sambil mendengarkan saya cerita, atau Vania membaca sendiri. Tapi kalau sudah mulai lari-larian seperti ini lebih baik disudahi saja kunjungannya, daripada tak sengaja merobek buku >_<

Selain kegiatan pinjam meminjam buku, Rimba Baca juga aktif membuat acara-acara. Misalkan lomba kostum saat halloween kemarin, yoga anak-anak dan dewasa, kelas art and craft, dan banyak lagi. Sayangnya Vania belum ada kesempatan mengikuti salah satunya. Hihihi...

Bulan Februari ini Vania belum ke perpustakaan lagi. Mudah-mudahan akhir pekan ini saya bisa membawa Vania ke sana insya Allah... ^_^

Have a happy Tuesday, my friends..

14 comments:

  1. Perpustakaannya nyaman yaa ...
    Aa Fauzan masih menyimpan majalah kiriman Vania lho ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah semoga bermanfaat,.. hehehe :-D

      Delete
  2. Makasih tipsnya mbaa, Kynan juga lagi di brainwash membaca ini hehehe, enggak sih masih tahap story telling sebelum tidur :p, Aku sering lihat di IG tentang rimba baca ini, seru ya tempatnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang seru, Nophi... dan nyaman jg.. :-D

      Delete
  3. dina masih belom bisa baca. tapi dia lumayan suka buka buku.
    musuh terbesar adalah TV >.<
    PR buat aku juga nih :(

    makasih udah share mbak Thia ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah TV juga godaan buat anak2 yah mbak Ita...
      semangatt utk Dina ^_^

      Delete
  4. enak bener perpustakaannya ya Vania..Ibu 3 boys betah nih ditempat kayak gini

    kalau hobinya megang gadget mengkhawatirkan bgt mak...ini lg pusing ma raffa yg suka ngerebut gadget nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah mbak, vania jg sama... skrg aku lagi berusaha melepaskan dia sedikit2 dari gadget... -___-

      Delete
  5. Anak-anak memang lebih suka beemain daripada membaca
    Buku yang menarik baginya hanya disuka sebentar, setelah itu ya main lagi.
    Terima kasih tipsnya
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, Pakde...
      terima kasih kembali, pakde..
      Salam ^_^

      Delete
  6. Dija sudah mulai bisa baca Mbak...
    cuman ya sama kayak Vania. malesnya itu lho...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mungkin ada masa2nya juga yah mbak Elsa...
      tapi kalo udah SD spt vania, di sekolah pun dimotivasi untuk rajin baca...
      makanya aku harus evaluasi hehehe

      Delete
  7. asyik banget bun perpustakaannya, andai deket rumah pascal seneng banget pasti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kejauhan kalo dari Bekasi yah mbak... hihihi... ^_^

      Delete

Salam, terima kasih sudah mampir di blog saya :-)