Wednesday, January 21, 2015

Universitas Kehidupan

Selain introspeksi, apa resolusimu di tahun 2015 ini?

Bagi saya, "jangan menyerah" adalah salah satu yang harus saya upayakan.

Di posting pertama saya tahun ini, saya menulis tentang progress yang saya lalui kemarin. Hari ini, ceritanya berbeda, kawan...

Setelah melalui beberapa hal yang (ehm) kurang menyenangkan (baca: feels like your friend stab you in the back --- but okay, let's be positive --- let's just say maybe he didn't do it on purpose )... Saya gagal membuat tesis dengan topik kompetensi.

Berarti saya harus memulai dari nol lagi, mencari topik lain dan memperdalam topik tersebut. Saya bersyukur akan hal ini, pastinya Allah sedang menghindarkan saya dari kesulitan-kesulitan yang mungkin akan saya alami jika saya tetap pada topik tersebut...

Hal yang harus saya maklumi adalah bagaimana mereka yang di atas sana memperlakukan orang lain...

Saya baru paham bahwa kejadian yang saya alami adalah kebalikan dari yang sepatutnya terjadi, saat saya menjelaskan secara rinci kepada seorang sahabat yang juga adalah direktur RS. Hmm..

Baiklah, tidak mengapa...

Leader pun bermacam-macam modelnya :-)

Anggap saja saya tak sengaja dikorbankan oleh "teman" yang juga "manajer" saya di situasi yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya... Ouch! That hurts!

Tak perlu saya menuliskan secara rinci disini... Hanya di dalam buku diary pribadi saja saya menuliskannya.. Saya yakin, tidak semua orang bisa memahami... Pun kalau saya menulis kronologisnya disini... :-)

But again, it's okay...

Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa saya dengan adanya kejadian ini... :-)


Al-Qur'an... Adalah obat paling ampuh di kala dada ini terasa sempit...

Tapi satu hal yang pasti... Kadang kita tak akan pernah tau rencana Allah yang sesungguhnya... Saya hanya yakin, Allah akan mengantarkan kita ke tujuan hidup kita, walau jalannya berliku..

Sesuatu yang kelihatannya.... Aah ini dia jalan hidupku! Disinilah tempatku... Inilah destinasiku...

Ternyata belum tentu juga merupakan fase final dari rencana Allah... Bisa jadi itu hanya persinggahan sementara, dimana Allah meminta kita supaya memahami pelajaran-pelajaran kehidupan yang akan memberi kita kesempatan memantaskan diri untuk sesuatu yang lebih baik...

Kemarin setelah kejadian kurang menyenangkan itu terjadi, saya menggambar jalan hidup saya yang sudah saya lalui... Dan apa yang saya temukan?!

Semua yang saya minta, dikabulkan oleh Allah!
Subhanallah walhamdulillah!

Walau jalannya... Berliku...



Saya yakin, jalan berliku itu tidak lain adalah cara Allah dalam mendewasakan hambaNya...

Saya yakin Allah tidak memberikan ujian tanpa satu paket dengan banyak solusi dan kemudahannya... :-)

Hidup ini layaknya sebuah universitas, bukan?
Isinya pelajaran dan ujian...
Dari ujian ada pelajaran...
Dan ada ujian lagi untuk pelajaran yang sudah kita lalui...
Sampai tiba ambil raport di akhirat nanti...

Jadi, buat diriku sendiri dan semua sahabatku disini...

Tertutupnya suatu jalan bukan berarti kegagalan...
Mari kita cari cara lain untuk menggapai cita-cita kita...
Jangan menyerah...
Jangan menyesal...
Jangan putus rahmat Allah...

Source

Kalau kita yakin Allah mengabulkan permintaan kita... Yakinlah!
Caranya bagaimana... Serahkan ke Allah... Just... Do your best!

#SebuahCatatanUntukDiriSendiri

Adakah sahabat saya disini yang pernah mengalami fase kehidupan yang berat dijalani, namun ternyata adalah cara Allah mengantarkan ke tempat yang lebih baik?

Please, feel free to share... :-)

May Allah bless you, always... Aamiin...

13 comments:

  1. tahun lalu tahun yang lumayan berasa untuk keluargaku mbak. sampe disatu situasi yang bingung bagaimana buat hidup esok hari, bulan depan, bulan depannya lagi.
    pelajaran besar untuk selalu berserah, ikhlas, usaha dan sedekah.
    bener seperti kata mbak, Allah menciptakan ujian sepaket dengan kunci jawabannya.
    Alhamdulillah pelan-pelan tahun ini mulai membaik.

    makasih sudah berbagi mbak Thia ^_^
    kecup sayang buat vania :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Allah pasti tau yang terbaik buat hambaNya yah mbak Ita...

      Delete
  2. semangat mbak thia....
    senang sekali bisa baca postingan mbak thia di sini, meskipun tulisannya tentang hal yang tidak menyenangkan, tapi akhirnya bisa menemukan hikmahnya...alhamdulillah

    ReplyDelete
  3. alhamdulillah, cobaan insya Allah buat diri lebih kuat
    semangat ya Thia, mudah2qn segera nemu topik buat tesisnya

    ReplyDelete
  4. alhamdulillah,selalu ada berkah dan hikmah dari satu kejadian...semangat ya mbak,semoga selalu dimudahkan aamiin ^^
    salam buat tania,kangennn..lama g lihat fotonya hehe

    ReplyDelete
  5. harus lebih banyak membaca lagi nih aku juga bun :)

    ReplyDelete
  6. Dalam situasi yang sangat tidak mengenakkan akan ada pelajaran-pelajaran. Saya yakin dunia ini adil kok bunda. Siapa yang menebar benih dia yang menuai, siapa yang menanggung terhadap kesalahan dia yang akan mengambil keberhasilannya di waktu nanti.

    ReplyDelete
  7. ..makasi tulisannnya bunda vania...bagus banget buat diri sendiri nih

    Segala sesuatu pasti ada hikmahnya ya

    ReplyDelete
  8. Ahh self reminder deh mbak... semua ada hikmahnya ya mba saat kita selalu berfikir positif dan tidak menyerah. Selalu semangat ya mba tia :-)

    ReplyDelete
  9. Aku yakin suatu saat Alllah akan memberi balasan yang setimpal untuk kesabaran mba Thia.... apa kabar mbak, sehat kan ya......itu Vania ya mba Thia yang dari belakang itu ? iiiissh kangen cerita2 Vania...

    ReplyDelete
  10. Semangat mama Vania ...

    Mana cerita2 tentang Vania ?

    ReplyDelete
  11. Setiap kejadian adalah mata kuliah, yang mungkin ga akan ada dikampus manapun hehehe...

    ReplyDelete

Salam, terima kasih sudah mampir di blog saya :-)