Monday, October 6, 2014

Idul Adha Pertamaku

Idul Adha tahun ini, ada pelajaran istimewa yang Vania dapatkan.. ^_^

Yup! Tahun ini, Vania baru benar-benar merasakan seperti apa berkurban itu...

Hal pertama yang saya lakukan adalah menceritakan kepada Vania makna dari berkurban. Dengan menceritakan betapa Nabi Ibrahim rela mengurbankan anaknya sendiri demi rasa cintanya kepada Allah. Niat Nabi Ibrahim yang rela berkurban perasaannya demi Dzat yang lebih dicintainya menjadi poin penting yang saya sampaikan ke Vania.


Kemudian saat Vania ke sekolah, saya membeli hewan kurban dari penjual di dekat rumah yang langsung diantarkan ke masjid di dekat rumah kami. 

Pagi keesokan harinya, saya dan Opa Vania mengajak Vania melihat kambing miliknya. Tidak lupa kami membawa daun jambu untuk diberi makan kepada si kambing. Saat perjalanan, saya sudah mengingatkan kepada Vania, bahwa kambingnya nanti akan disembelih untuk dibagikan kepada orang-orang yang kurang berada. Vania harus ikhlas, supaya dapat pahala. Alhamdulillah Vania mengerti. 

Tak lama, sampailah kami di masjid. Vania melihat kambing miliknya sudah diberi nama "Vania" dan Vania tersipu melihatnya.


Kemudian, dengan sedikit takut-takut Vania memberinya daun jambu. Walaupun disekitarnya sudah diberi rumput dan daun oleh pengurus masjid, tapi si kambing senang diberi makan oleh Vania. Vania pun terlihat senang. Sangat senang malah. Sampai-sampai ia melompat-lompat kegirangan ketika daun jambunya diambil dan dikunyah si kambing.


Tibalah saatnya pulang.

Di perjalanan pulang, tiba-tiba saja Vania berubah histeris!

"Bundaaaaa!!! Kambingnya jangan dipotong, Bundaaaa... Kambingnya dipelihara aja, Bundaaa... Bundaaaa... Huaaaa...!!" Ia menangis mengiba dan air matanya mengucur membasahi baju tidurnya. 

Saya berusaha menenangkan hatinya. Saya peluk tubuhnya sampai reda tangisnya.

"Vaniaaa... Kan Vania udah ngerti kalau kambingnya mau dikasih ke orang-orang yang susah makan? Nanti kalau mereka nggak jadi dapat daging kambingnya Vania, gimana dong? Vania kalau ikhlas, nanti insya Allah dapat pahala..."

Vania masih menangis dan memohon, "Beli kambing yang lain ajaaa... Jangan yang itu, Bundaaa... Huaaaa..."

Dalam hati saya agak bimbang, apa saya salah ya mengenalkan proses hari raya kurban kepada anak sekecil Vania? Tapi toh nanti di sekolahnya, Vania juga akan mendapat pelajaran yang sama, tentang proses berkurban tanggal 7 Oktober besok. 

Yaa.. Insya Allah, mudah-mudahan memang waktunya sudah tepat untuk mengenalkan kepada Vania. Vania merasa sedih mungkin memang prosesnya saja. Posting ini juga akan menjadi catatan penting untuk Vania kelak.. ^_^


Kepada teman bloggers semua, saya dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1435 H. Semoga kita senantiasa meneladani sikap cinta Nabi Ibrahim kepada Allah SWT. Dan semoga Allah selalui meridhoi kita semua dalam setiap langkah hidup kita. Aamiin ya Robbal'alamiin.. 

13 comments:

  1. aamiin ya robbal alamin.....
    cup cup vania,nanti beli kambing yang baru lagi ya ^^

    ReplyDelete
  2. Wah senangnya bisa mengajarkan anak berkurban :)
    Aisyah masih kecil sih, hehe

    ReplyDelete
  3. mbak thiaaa, waa kangennya ga pernah jalan2 kesini lagi.
    vania keren dehh udah belajar ikhlasin yaaa :)
    btw rambut vania masih irit juga yaa kaya dina. hihihi.

    ReplyDelete
  4. Selamat hari raya idul adha ;)
    Taqabalallahu minna wa minkum

    ReplyDelete
  5. Vania jatuh sayang ma kambingnya ya...Selamat lebaran ya Vania dan Bunda...

    ReplyDelete
  6. Hihi , Vania sama dgn Aa Fauzan waktu seumur itu. Tapi skr udah ngga lagi, malah tiap tahun selalu ingin berkurban.

    Selamat Idul Adha juga ya ...

    ReplyDelete
  7. selamat idul adha juga bun, apa kabar vania?

    ReplyDelete
  8. Jeng Tia apa khabar, semoga selalu sehat. Duh Vania pandainya belajar berkurban, cup sayang ....

    ReplyDelete
  9. Vania suka sama kambingnya ya... semoga amalan kurban diterima Allah ya mbak..

    ReplyDelete
  10. Wah.. vania hebat.. kecil2 udah bisa qurban ^-^

    ReplyDelete
  11. Wah, selamat ya untuk kurban pertama Vania :) Hehe, aku juga dulu sampai nangis kejer lihat kurban, semenjak hari itu gak mau makan binatang lagi. Tapi aku tetap berkurban, kok, hanya gak dimakan :)

    ReplyDelete
  12. selamat idul adha yaaa walaupun udah kelewat banyak ..haha

    ReplyDelete
  13. Tia...
    Maaf lahir batin ya, selamat idul Qurban juga.
    Kedekatan Vania dengan sang kambing rupanya udah terjalin biarpun baru sekali ngasih makan. Sedih pastinya ngebayangin kambing itu harus dikurbankan. Tapi smoga nilai keimanan Vania juga akan bertambah dengan cara sudah berkurban sendiri di usia dini.
    Amiiin.

    ReplyDelete

Salam, terima kasih sudah mampir di blog saya :-)