Tuesday, April 8, 2014

Pelan-pelan Saja


Sayembara Batavusqu mengingatkan saya pada pengalaman saya bersepeda beberapa tahun silam.. Setelah kelahiran Vania di tahun 2008, saya jarang sekali berkendara sepeda kemana-mana, tidak seperti dulu... Pun dengan olahraga yang lain, saya hampir tidak pernah olahraga..! :-(

Sampai ketika saya dan keluarga pindah ke rumah kami sekarang ini di tahun 2010. Seperti yang saya ceritakan di posting sebelumnya, saya tinggal di Cipayung yang berdekatan dengan Mabes TNI..

Saya senang sekali begitu pindah kesini.. Membayangkan bersepeda di antara rimbunnya pepohonan dan sejuknya Lapangan Golf Cilangkap.. Maka, saya niatkan untuk memperbaiki sepeda butut saya yang bannya gembes terus saking jarang dipakai... :-D

Setelah kami settle di rumah baru kami dan barang-barang sudah rapi di tempatnya.. Dan setelah beberapa kali tertunda, akhirnya sepeda saya diperbaiki suatu hari di tahun 2011 (sebelum bulan Ramadhan).. 

Begitu senangnya hati saya, hari Minggu pagi itu, saya bersepeda lewat pintu masuk Lapangan Golf Cilangkap bersama Papa saya.. Kami bersepeda melewati lapangan golf, terus menuju ke hutan di sepanjang Mabes TNI... Udara sejuk... Saya menikmati sekali...

Sampai saat pulang, nafas saya mulai ngos-ngosan... Setelah saya paksakan akhirnya saya bisa sampai di rumah juga... Saya sesak nafas.. Saya berjuang untuk tetap bernafas.. Kepala saya mulai pening.. Saya rebahan di ruang keluarga dan berusaha menenangkan diri... Akhirnya perlahan pernafasan saya kembali normal.. 

Saya bingung kenapa saya bisa mengalami sesak nafas hebat seperti itu... Asumsi saya, mungkin gangguan jantung.. Suatu hal yang mengerikan bagi saya.. Tapi saya tidak mengalami nyeri dada, dan sesak hilang dengan sendirinya...

Sampai suatu saat, akhirnya saya mengetahui jawabannya...

Di bulan Ramadhan tahun 2011, saat saya tengah menderita flu berat... Dini hari sekitar jam 3 pagi, sebelum sahur... Saya terserang sesak nafas hebat lagi, seperti saat saya bersepeda beberapa pekan sebelumnya.. Pagi hari saya langsung dilarikan Mama saya ke rumah sakit... Ternyata, saya mengidap asma, seperti juga Mama saya dan Oma saya. 

Sejak saat itu, saya menjaga agar tidak olahraga melebihi batas. Sekarang ini saya rutin renang 2 - 3 kali seminggu, cukup setengah jam saja setiap sesinya... Dan untuk kegiatan bersepeda... Tetap saya lakukan, tapi dengan memperhatikan kondisi tubuh..




Beberapa minggu lalu, akhirnya keinginan Vania timbul dari dirinya sendiri, untuk bisa mengendarai sepeda roda dua.. Pengemudi Opa membantu saya melepaskan roda kecil yang menjadi alat bantunya selama ini.

Saya memang menunggu momen ini.. Momen dimana ada kemauan dari dirinya sendiri untuk bisa.. Maka saya akan lebih mudah mengajarkannya...

Vania dan teman-temannya bersepeda di jalanan depan rumah.


Saya ingat betul, saya mulai mengajari Vania bersepeda di suatu hari Kamis.. Saya pegangi ia naik sepeda dari belakang sampai encok saya kumat.. Hahaha.. Akhirnya saya bergantian dengan Mbak Atun.

Tapi, hari Jum'atnya (keesokan harinya), Vania sudah berhasil mengayuh sepedanya tanpa bantuan saya maupun Mbak Atun..! Mbak Atun mengirimi dua foto di atas saat saya tengah kuliah.. Kebetulan, saya duduk paling depan, dan sedang iseng mengecek hp saya. Akhirnya saya kena tegur Pak Dosen karena saya senyum-senyum sendiri saat perkuliahan tengah berlangsung.. Hahaha...

Walaupun sampai beberapa hari setelahnya Vania masih belajar untuk mengendalikan stang sepedanya, tapi.. Hey, siapa tak senang mengetahui anaknya berhasil naik sepeda hanya dengan sehari latihan..? :-D



Saya saat ini menikmati kegiatan saya setiap sore, menemani Vania bersepeda.. Perlahan, saya masih berusaha melatih paru-paru saya supaya lebih kuat dengan olahraga ringan tapi rutin.. Dan tentu saja suatu hari nanti saya ingin mengajak Vania berkeliling dengan sepeda kami menembus hutan Mabes TNI yang sejuk itu... ^_^

Tulisan ini diikutsertakan di acara Sayembara Batavusqu

 sayembara

Friday, April 4, 2014

Indraloka Family Park

Apa agenda teman-teman saat long weekend tiba? Berwisata..? Kemana..? Bagaimana dengan long weekend tempo hari? :-D

Jujur saja, saya dan keluarga paling malas kalau berwisata namun kami harus menghabiskan sebagian besar waktu kami di jalanan (a.k.a. terjebak macet). Jadi, kami harus jeli melihat peluang tempat wisata di sekitar daerah rumah kami saja.

Kebetulan, di daerah Cipayung Jakarta Timur yang memang berdekatan dengan Mabes TNI ini banyak dihuni oleh para purnawirawan TNI.. (yaa, termasuk Opa Vania).. Dan ternyata salah seorang Purn. TNI ini memiliki lahan yang cukup luas untuk dijadikan sebuah Family Park...! ^_^

Water park is the main attraction... Namun saat kami kesana siang itu, selain udara yang sangat panas, pengunjung yang overload di area water park juga membuat kami ragu bermain air...


Kami putuskan, menikmati mini zoo, taman dan restorannya saja.. :-D


Replika patung Jendral Soedirman di salah satu sudut taman..

Beberapa koleksi di mini zoo..

Selain burung yang ada di dalam sangkar, kami juga melihat buruk merak yang bebas berkeliaran di antara pengunjung... Vania excited sekali melihat burung merak... Dan juga kanguru!

Kanguru di suatu sudut taman...

Beberapa koleksi tanaman langka juga banyak ditanam disini.. Saya jadi bernostalgia dengan pohon cermai... Dulu kakek nenek saya menanam cermai di rumahnya... Saya suka sekali makan cermai dan cabe garam di bawah pohonnya... ^_^

Bangunan restoran yang unik... Pendopo atap Joglo dengan aksesoris Bali.. :-D

Beberapa koleksi memorabilia di taman ini... Mobil, jeep dan motor tentara.. Dan di sudut sebelah sana terdapat beberapa alat fitnes.. Hmm... Saya kurang tertarik menggunakan alat fitness tersebut di suhu udara siang hari yang panasnya subhanallah... :-D

Ada juga pendopo khas Jawa dengan set gamelan lengkap di satu ruangan (yang tertutup).. Entah untuk kegunaan apa, yang jelas sekitar pendopo dan ruang gamelan ini masih sepi...

Beautiful garden ornaments.. ^_^

Sudut taman yang teduh di hari panas nan terik... Dapurnya bisa terlihat di sudut taman bagian ini..

Ada banyak saung tersebar di area taman.. Pengunjung bisa memanfaatkannya untuk piknik.. 

Patung sang purnawirawan..


Suasana restorannya cukup cozy...

The food..! ^_^

Kuliner khas tempat ini adalah Nasi Goreng Degan (nasi goreng dengan wadah kelapa).. Sayangnya, menu itu sold out! Uhm... Akhirnya Opa dan Oma memesan ikan gurame bakar yang cukup enak rasanya... Sop Juanlo pesanan Eyang yang gurih dengan isi tofu dan seafood.. Sedangkan saya dan Vania pesan Dragon Sausage.. No wonder it's called "dragon".. The portion is enough for 4 people (with rice!)..

Secara keseluruhan, menyenangkan untuk menghabiskan waktu di Indraloka Family Park. Cuaca yang panas terik Senin lalu menghalangi kami menjelajah semua.. Sepertinya, kalau dibandingkan dengan yang ada di website mereka, yang kami lihat kemarin hanya sekian persen dari taman ini saja.. Mungkin lain waktu cuaca bisa lebih mendukung untuk kami menjelajahi tempat ini... ^_^

Lokasinya hanya selemparan batu dari rumah..! ^_^

More info, click here.

Selamat hari Jum'at untuk sahabat semua.. Happy Jum'ah Mubarok.. O:)