Thursday, March 27, 2014

[Cerita Akhir Pekan] Mainan, Cinema dan Mochi

"Maybe I'll go to the movies when the kids go to college!" 

Itu yang diucapkan Debra pada salah satu episode sitcom Everybody Loves Raymond. Wew! Sebegitu sibukkah seorang ibu rumah tangga? Well, you bet!

Tapi sepertinya saya bisa melakukannya dengan mencuri-curi waktu... Pergi nonton tanpa dibuntuti si putri kecil kesayangan saya.. Hahaha... =D

Eniwei...

Apa kebiasaan teman-teman disini saat selesai ujian... Jaman sekolah atau kuliah dulu...?

Waktu saya kuliah dulu, pernah saya dan teman-teman pergi ke Dufan selepas UAS... Naik kora-kora dan berteriak sekencang-kencangnya melepaskan semua beban belajar.. Hahaha... Namun, seingat saya momen yang paling mengharukan adalah saat saya ujian pasien terakhir dan kemudian saya dinyatakan lulus siang harinya... Lulus dari FKG! Saya langsung pulang, sungkem dan menangis berterima kasih kepada Mama saya...

Yang ingin saya tulis disini sih sebenarnya kegiatan saya saja saat akhir pekan kemarin... Setelah Jum'at dan Sabtu otak ini diperas mengerjakan soal-soal ujian.. :-D

Selesai ujian di jam 10 pagi hari Sabtu... Membuat saya senang karena artinya sisa hari Sabtu bebas saya gunakan untuk apa saja... Sebelumnya beberapa teman sudah mengajak untuk ikut jalan dengan mereka sehabis ujian... Agendanya? Karaoke... Hanya saja saya tidak terlalu nge-fans dengan nyanyi-nyanyi dan karaoke, sehingga saya putuskan untuk pergi bersama Mas Budi saja.. :-D

Hari masih terlalu pagi untuk nge-mall, jadi saya minta diantar ke Pasar Gembrong.. Saya sama sekali belum pernah kesana sebelumnya. Di bayangan saya, Pasar Gembrong penuh dengan mainan-mainan murah meriah... Ternyata yaa... Memang penuh mainan, hanya saja, harganya mahal-mahal...

"Kalau mau belanja disini, harus bisa nawarnya... Tau harganya dulu yang sebenarnya, baru tawar dibawah itu...," begitu tips mas Budi..

Hmm... Berhubung kami berdua nggak ada yang pintar menawar harga, akhirnya saya sudahi acara belanja setelah membeli dua mainan untuk Vania.. :-D

Saya biasa membeli mainan untuk Vania secara online. Beberapa kali saya membeli mainan online dan tidak mengecewakan. Murah harganya dan mudah belanjanya (karena kita bisa memilih sesuai kategori). Seperti disini dan disini.

Okay... Balik ke topik.. :-D

Dari Pasar Gembrong, kami menuju Kuningan City... Cinema XXI tujuannya... Kami memang rencana nonton 99 Cahaya di Langit Eropa Part 2.

Let me tell you... I love this movie..!

Asal gambar

Sebenarnya... bagian pertama dari film ini tidak terlalu menarik (dari segi jalan cerita). Hanya menceritakan tentang perjalanan Hanum Salsabila di Wina, Austria. Bagaimana ia dan suaminya Rangga Almahendra, menyesuaikan diri dengan kehidupan disana, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip Islam yang mereka anut. Konflik yang terjadi hanya saat Rangga harus memilih antara sholat Jum'at dan ujian. Selebihnya adalah tentang perjalanan Hanum bersama Fatma dan Ayse (ibu dan anak asli Turki), untuk melihat sejarah peradaban Islam di Eropa.

Bagian kedua film ini (menurut saya) lebih menarik. Lebih banyak konflik disana. Konflik antara Khan yang asli Pakistan dan Stefan yang asli Austria, dimana dengan kuasa Allah mereka akhirnya bisa bersahabat. Di bagian kedua ini juga terjawab apa yang terjadi dengan Fatma dan Ayse setelah tiba-tiba mereka menghilang di film bagian pertama.

Berlatar kisah nyata, secara keseluruhan film ini indah. Setting 100% di Eropa. Membuat saya iri sekali ingin kesana, terutama ke Cordoba. Tempat dimana Islam pernah berjaya.

Jika sudah ada DVDnya... Insya Allah saya ingin punya... Buat yang suka sekali membaca dan mempelajari sejarah Islam, this movie is a must-see!

Selesai nonton kami mampir ke Imperial Kitchen & Dimsum... Tadinya kami hanya ingin mencicipi es krim dengan potongan buah yang kelihatan menggoda itu... Tapi setelah melihat menu, saya tertarik pada bola-bola mochi dengan kuah jahe. Saya memang penggemar wedang ronde.. ^_^


Pesanan pertama kami adalah es dengan potongan buah.. Saya lupa namanya.. Yang pasti es serut rasa susu manis yang dipadukan dengan potongan buah-buahan asam (mangga, strawberry dan kiwi) ini segar sekali.. Pesanan kedua, lumpia isi sayuran... Hmm.. Saya suka ini karena ada potongan jamur shitake... Menambah gurih cita rasanya.. Pesanan terakhir.. Mochi kuah jahe.. Mochinya empuk tidak terlalu lengket... Bagian dalamnya diisi kacang yang gurih dan manis.. Kuahnya agak terlalu kental, tapi manisnya pas... Semua enak dan harganya (menurut kami) cukup bersahabat.. :-D

Saya tulis ini karena saya yakin ada yang suka mencari ulasan tentang aneka kuliner di Jakarta, baik street food maupun makanan mall.. Termasuk saya! :-D

Tentang harga, memang relatif, tapi 20K untuk es buah, 22K untuk lumpia dan 15K untuk mochi kuah jahe, saya rasa cukup terjangkau.. (harga Maret 2014). 

Vania dan mainan ikan-ikanan dari Pasar Gembrong. Saat saya anak-anak dulu juga punya mainan seperti ini! :-D

Baiklah, sudah hari Kamis... Semoga long weekend besok bisa jadi liburan yang menyenangkan untuk teman-teman semua yaa.. Aamiin..


Monday, March 24, 2014

Multitasking, Menurut Pendapat Saya

Sepertinya blogger senior kita Pakde Cholik nggak pernah kehabisan ide. Ada saja. Kali ini status facebook pun bisa menjadi ide untuk menggelar giveaway sehari. Hebat deh!

Hal ini juga membuat saya membuka halaman facebook saya yang berdebu. Ternyata saya hampir tidak pernah menulis status, teman-teman... Hahaha.. Kebanyakan saya hanya update foto, itupun hanya seputar kegiatan sekolah Vania yang hanya mendapat jempol dari emak-emak sekolah Vania.. :-D

Tapi, jarang bukan berarti nggak pernah.. :-D
Terakhir kali saya menulis status itu hampir setahun yang lalu... Yaitu pada tanggal 21 April 2013.

"Selamat Hari Kartini... Maju terus perempuan Indonesia.."

Isi dari status saya itu juga ada share sebuah link posting saya yang saya ikutkan di kontes Pakde Cholik, Sehari Menjadi Srikandi


Baiklah, kali ini saya mencoba lagi ya, Pakde..? :-D

Maksud saya dengan status tersebut selain sebagai promosi blog, tentu saja juga sebagai apresiasi saya kepada semua perempuan Indonesia. ^_^

Bu Dey dan beberapa teman lainnya juga mengucapkan "Selamat Hari Kartini" di kolom komentar. Semoga bisa saling menginspirasi ya.. Amin..

Status kedua saya tulis tak berapa lama dari status di atas..

Pada tanggal 29 April 2013 saya menulis "berusaha utk tetap tenang di saat anak demam.. bismillahi tawakaltu 'alallah.."


Mbak Rasyidah Arif memberi do'a di kolom komentar, "semoga lekas sehat anaknya yah mbak, aamiin"

Seorang teman lain juga berkomentar dan memberi "like"... Semuanya, adalah ibu... Rasa simpati dan empati antar ibu memang nggak ada yang mengalahkan...

Saya jadi teringat beberapa bulan yang lalu... Saat saya ada jadwal kuliah, besoknya ujian, dan Vania demam.. Luar biasa paniknya, dan kepala saya rasanya terbelah tiga. 

Terkait dua status di atas, saya ingin menulis yang ada di pikiran saya sekarang. Multitasking.

Asal gambar
 
Pastinya hampir semua orang setuju bahwa menjadi ibu adalah sebuah pekerjaan multitasking. Dan wanita adalah makhluk paling hebat dalam hal multitasking. Tapi semenjak saya kuliah, ada sisi lain yang baru saya sadari. Hmm... 

Pekerjaan sehari-hari bagi saya, menyuapi sambil di depan laptop (saya yakin seperti ini juga bagi sebagian besar ibu blogger, ya kan?). Asal gambar.

Yang hebat dalam melakukan multitasking, ternyata nggak hanya wanita..  :-D

Sesaat sebelum ujian. Rambut kami sudah "tidak sama hitam"
  
Saya ingin menulis tentang teman-teman kuliah saya. Hampir semua dari kami memiliki tiga peran yang harus dijalankan. Sebagai ibu/ayah, sebagai dokter, dan sebagai mahasiswa. Membagi waktu antara praktek, mengurus anak, dan belajar, bagi saya sudah cukup membuat kepala pusing tujuh keliling. 

Oleh karena itu, kemampuan beberapa teman saya sungguh berada di luar nalar saya. 

Di kelas saya terdapat empat orang dokter spesialis yang juga menjabat sebagai direktur sebuah rumah sakit terbesar di Jakarta. Sebagian adalah konsulen di FK UI. Sebagian dengan mobilitas yang luar biasa. Yang bisa berpindah ke beberapa kota hanya dalam waktu sepekan.. 

Sampai-sampai, saat ujian Sabtu lalu... saat saya diminta oleh bapak bagian admin untuk menghubungi teman-teman yang belum datang...

Saya: "dok, ujian udah mau dimulai.. dokter udah dimana?"
Dr. ER: "sy di jakarta"
Saya: "..."

Beberapa dokter spesialis lainnya, (ternyata!) adalah juga mahasiswa S3! Biasanya mereka yang ambil program doktoral di subjek yang berkaitan dengan spesialisasinya.

Terbayang kan..? Alur sekolahnya beliau-beliau itu.. S1.. Spesialis.. (saat ini) S2 manajemen dan S3.

Salah seorang dari dokter spesialis senior itu, yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa S2 dan S3, cukup bersahabat dengan kami (para junior), dan senang untuk diajak belajar bersama. Rabu lalu (hari yang kami tau beliau off prakteknya), beliau sempat menolak ajakan kami untuk belajar bersama, karena harus menemani sang anak yang akan UTS, di rumah. Sementara istrinya juga bekerja. Namun ternyata di malam harinya, saya mendapat e-mail dari beliau yang berisi ringkasan pelajaran.

I ... Don't... Know... How... They... Do it all!

That is true multitasking...

Terlepas dari faktor gender, teman-teman sekelas saya baik yang laki-laki dan perempuan sepertinya memiliki kapasitas otak dan kemampuan manajemen waktu yang luar biasa. Usia tak menjadi halangan, mereka tetap semangat untuk belajar. Justru saya yang berusaha mengalahkan rasa minder saya, duduk bersama sebagai mahasiswa dengan dokter-dokter senior seusia Papa saya. 

Apresiasi saya juga terhadap teman-teman kuliah saya yang usianya jauh di bawah saya. Biasanya mereka adalah anak-anak freshgraduate FK maupun FKG. Mereka (kami) yang juga kuliah S2 sambil praktek... yang tidak pernah mengeluh apalagi demo, walaupun penghasilan jauh dibawah gaji buruh... ^_^  Semangat yang luar biasa..

Dan tentu saja, semangat dokter-dokter senior yang sepertinya tidak pernah kehabisan energi di usia yang tak lagi muda, mengingatkan saya pada seseorang di dunia saya yang lain (blogsphere)... yaitu Pakde Cholik... ^_^

Saya hanya bisa berdo'a semoga Indonesia tidak kehabisan sumber daya manusia yang hebat seperti beliau-beliau ini. Aamiin...

Mohon ijin Pakde... Tulisan ini juga saya dedikasikan untuk teman-teman kuliah saya di Magister Manajemen Rumahsakit UGM Jakarta angkatan 2013.. Sukses untuk semua.. ^_^

 Artikel ini diikutkan dalam Giveaway Blogger Dengan Dua Status di BlogCamp.

Thursday, March 13, 2014

Jalan-jalan Lembang: De'Ranch

Alhamdulillah, akhir pekan kemarin kami berkesempatan lagi pergi ke Lembang. Tempat yang indah dan sejuk.. Vania sukaaa sekali kesini... Opa Vania, seperti setahun yang lalu, kembali mendapatkan tugas mengajar di SESKOAU... Kami berangkat dari rumah hari Minggu pagi dan pulang hari Seninnya.. Sekolah Vania? Alhamdulillah ijin.. Hehehe...

Semenjak pertama kali menontonnya di Disney Channel, akhir-akhir ini Vania menjadi suka sekali dengan film Toy Story (koleksinya lengkap 1 - 3.. Dan tokoh favoritnya adalah Jessie, si cowgirl cantik yang lincah.. ^_^).. Oleh karena itu saya mengajaknya mengunjungi De'Ranch... Tempat dimana Vania bisa ada bayangan sedikit seperti apa kehidupan seorang cowboy dan cowgirl...

Asal gambar

De'Ranch jauhnya hanya selemparan batu dari komplek SESKOAU... Hehe.. Dalam waktu 5 menit, sampailah kami disini... Tiket masuk De'Ranch ternyata cukup terjangkau, Rp.5.000 per orang (Maret 2014). Di dalam banyak terdapat wahana yang masing-masing ada biayanya sendiri. Cukup fair.. Saya suka taman bermain model seperti ini... Dikarenakan tidak semua orang bisa menikmati semua wahana... :-D


Vania saya tawarkan untuk naik kuda poni. Ia menolak. Padahal yang sudah-sudah ia semangat jika naik kuda poni. Ternyata, alasannya adalah tidak ada Aira. Sehingga ia kurang bersemangat main ini dan itu... Oalah nduk...

Baiklah, kami akhirnya naik Delman saja. Biayanya Rp.25.000 untuk sekali putaran, satu delman cukup untuk 3 orang dewasa plus satu anak-anak.



Selanjutnya, kami menjajal Fun Boat. Biayanya Rp.15.000,- seorang untuk 15 menit. Vania suka yang ini. Malah minta berkali-kali.. Haduh! Yah, lumayan untuk latihan otot lengan. Hehehe..


Baiklah.. Setelah itu, mari kita nikmati padang rumput yang luas...  ^_^


Pemandangannya bagus untuk tempat foto-foto.. :-D

Horse teeth!

Rumah ala cowboy...
 
Pertama kali mencoba kursi goyang... Vania panik! Dikiranya mau jatuh ^_^

Beautiful ornaments...

This is a carriage wheel, right? 'Coz that's what I told Vania.. ^_^

Vania belajar banyak di De'Ranch... Banyak bertanya... Di antaranya...
  • Mengapa ada kaktus besar yang bisa tumbuh di Indonesia? Kan kaktus tumbuh di gurun ya Bun? Bukannya kaktus di Indonesia itu yang kecil-kecil seperti di rumah Oma? Iya... Kaktus bisa hidup di Indonesia, bukan hanya yang kecil-kecil di pot yang dipajang di teras Oma. Pertanyaan Vania memaksa saya mencari jawabannya di google. Hehehe... Well, ternyata hanya seperempat spesies kaktus yang hidup di gurun, sisanya hidup di semi-gurun, padang rumput kering, padang rumput dan hutan meranggas. Sumber: wikipedia.
  • Roda kereta kuda ada yang besar...? Kenapa yang dipakai di delman kecil?  Jaman dahulu kala cowboy dan cowgirl bepergian menggunakan kereta kuda. Bahkan sampai tempat-tempat yang jauh. Penumpangnya juga banyak. Kudanya pun nggak hanya satu, tapi bisa dua atau empat... Makanya, rodanya juga besar. Beda dengan roda delman yang tadi kita naiki, rodanya kecil, karena cuma kita berempat dan pak kusir yang naik... Baiklah ini jawabannya hanya karangan saya saja (tapi semoga benar). Hehehe...
  • Kenapa kudanya gigitin pager kayu? Hmm.... Yang ini saya nggak tau jawabannya... Hihihi...

Kembali ke penginapan, Vania bermain-main dengan kamera saya untuk mengabadikan keindahan alam sekitarnya... 

Memotret bunga Bakung atau bunga Lily... Vania senang sekali ada nama bunga yang sama dengan nama saya.. ^_^

hasilnya goyang, tapi ndak apa...

Vania dan Eyang mengumpulkan buah pinus untuk mainan...

Di De'Ranch ada suatu sudut yang menjual aneka celengan keramik untuk dicat oleh anak-anak. Vania beli yang Hello Kitty untuk dibawa pulang. Satu paket celengan keramik dengan 6 cat dan 2 kuas dihargai Rp.60.000,-

Vania mewarnai di rumah.


You did your best, Vania... Good job! ^_^

Pertanyaan Vania yang belum saya jawab juga: Kenapa Hello Kitty nggak ada mulutnya? Vania menanyakan ini berkali-kali. Ada yang bisa bantu..? 

Dan sukses saya akhirnya googling dan merinding saat membaca blog ini. Apa benar..?!?! Duh Gusti! Tapi mungkin lebih baik saya mempercayai penjelasan disini dan disini. Yang mana yang benar? Wallahu'alam.. Positive thinking saja deh. Tapi kalau ada yang tau penjelasan yang sebenarnya, tolong kasih tau saya ya.. Thanks.. 

Baiklah... Jalan-jalan di Lembang hari pertama: done!

Sejujurnya, ingin sekali saya kopdar dengan teman-teman di Bandung, apalagi bu Dey yang rumahnya dekat sekali dengan Seskoau yah... ^_^ Namun karena seringnya saya jadi "koper" alias tinggal ngikut saja, dan kegiatan apapun harus di-acc Oma dan Opa maka saya jadi kurang leluasa mengatur waktu... Hmm... Mudah-mudahan lain kali ada kesempatan saya kesana lagi bertemu teman-teman... Aamiin.. ^_^

Have a nice Thursday, my friends.. ^_^

Friday, March 7, 2014

Ponakan Baru dan Sehari di Pinisi

Alhamdulillah... Aira's 4 years old... ^_^

Tanggal 5 Maret kemarin adik sepupu Vania, Aira berulang tahun yang keempat... Saya jadi teringat ingin menuliskan tentang pengalaman liburan tahun baru kami kemarin yang lama tertunda.. ^_^


Opa dan baby Neila... Bulan Maret ini Neila alhamdulillah sudah 2 bulan usianya...

Liburan awal tahun baru buat Vania dan Aira tempo hari berawal dari kelahiran ponakan kecilku (adik kandung Aira), pada tanggal 31 Desember 2013...

Jadi... Mari kita flashback ke dua bulan yang lalu... ^_^

Baby Neila, 1 day old...

Saat itu... Sementara Mamam dan Papap Aira masih di rumah sakit dengan dedek bayi... Aira ikut bersama kami, menginap di rumah Opa dan Oma... Awalnya Aira senang dengan ide bermain dengan kakak Vania... Tapi giliran di mobil dan teringat orangtuanya, dia menangis meraung-raung, sampai kami semua bingung menghadapinya... Padahal, dia belum pernah seperti ini... (-___-")

Diputuskan beberapa hari Aira tinggal bersama kami dia harus senang sesenang-senangnya... Supaya nggak terlalu sedih berjauhan dengan kedua orangtuanya...

Ide saya...? Pinisi playpark... ^_^

So... To Pinisi we gooo... ^_^

Sampai di sana duo bocah ini terserang euforia... Hahaha... Mereka suka sekali wahana yang penuh lorong dan sekat dimana mereka bebas memanjat, turun perosotan dan mandi bola... ^_^

The Pinisi boat... With great lighting...

Bumper boat... Vania naik sampai dua kali... ^_^

Children's all time favorite ride... The carousel.. ^_^

Bersebelahan dengan wahana carousel terdapat ruangan kecil dimana anak-anak bisa nonton 4D simulator.. Sebenernya sih asik juga... Hanya saja saya pusing saat pemutaran filmnya... Sepertinya vertigo saya sempat kumat.. @_@

Ada juga theater yang juga berfungsi sebagai planetarium layar datar... Vania banyak bertanya disini... Sedangkan Aira kurang suka dengan suasana gelap.. ^_^

Selain planetarium layar datar, disini juga ada penampilan drama... Saat kami disana mereka menampilkan cerita Lutung Kasarung... Vania nggak suka sama tokoh jahatnya..! O_o

Di dalam theater.. Di dalam theater ini juga tersedia musholla..

Vania dan Aira ikut kelas dalang dan angklung... Masih banyak kelas lainnya, hanya saja sepertinya mereka kurang tertarik... Ada kelas batik, tari, drama, vokal, gamelan.. Mereka paling tertarik dengan wahana Kids Indoor Playground saja.. :-D

Saya hanya mengawasi dari luar kelas...

Show time..

Main angklung...

Makan siang di Kedai Pinisi dengan view terminal bis Blok M dari atas... Pemandangan yang unik!

Kami makan siang di Kedai Pinisi dengan menu yang juga kebanyakan ada di food court lainnya.. Seperti mie goreng, cheese burger and french fries, spaghetti, dll.. Banyak menu yang tak tersedia juga... Rasanya, so so laaah... Tapi untuk cheese burger pesanan vania (yang juga termasuk dalam kid's menu), beef patty-nya terlalu banyak uratnya... Untuk ukuran anak kecil, makanan seperti itu sulit dicerna lah yah... Yang sudah dikunyah Vania, dia buang semua.. Hadeh... akhirnya makan roti dan french fries-nya saja...

Selesai makan, main lagi... ^_^

Di lantai atas masih ada toddler area... Dan choo-choo train... ^_^

Ada juga kelas menghias layangan kertas...

Beberapa miniatur rumah dan pakaian adat di sekitar stasiun choo-choo train... ^_^

Selesai dengan wahana itu semua mereka balik lagi bermain di Kids Indoor Playground... Sampai jam 5 sore! Bayangnya 7 jam disini yah.. Hahaha..

Kids Indoor Playground

Seperti di Kidzania juga... Ada batasan usia dan maksimal anak per kelas...


Secara keseluruhan, Vania dan Aira senang sekali bermain disini...

Satu yang saya sayangkan adalah harga tiket masuk yang tertera di web tidak sesuai dengan yang ada di lokasi. Sampai saat saya menulis posting ini, harga di web belum di update... Atau saya yang kurang paham dengan sistem mereka? Entahlah... Lebih baik memang telpon dulu ke lokasi untuk memastikan biaya masuknya...

Gambar kiri dari web pinisi. yang kanan foto saya di lokasi.

Jadi, bagaimana dengan rencana akhir pekan sobat semua..? Have a nice Friday... ^_^