Thursday, February 27, 2014

Girls Makeover

Kali ini, saya terinspirasi oleh ide Weekly Photo Challenge dari Dailypost @ Wordpress.. Threes!

Pertama saya kira yang diminta adalah satu foto berisi tiga benda/ orang... Tapi ternyata yang diminta adalah tiga foto yang bercerita...Well, sepertinya saya ingin mendokumentasikan disini ulah Vania dan Aira, yang bagi saya lucu dan ingin kami kenang.. ^_^

Tiga foto pertama dibawah ini saya sendiri yang ambil gambarnya... Perpaduan antara hijau daun di pagi hari dan piyama mereka yang warna warni serta hiasan di kepala mereka, membuat gambaran yang menurut saya cerah...

This is my three-picture story... ^_^

Vania: "Look at these tiny little flowers, Aira!"

Aira: "I found some too, sis!"

Vania dan Aira: "Yeay we both got flowers!"

Dan apa yang paling menyenangkan setelah sampai di rumah setelah kita bepergian (entah kerja, kuliah, atau apapun)..? Bagi saya, mendengar dan menyaksikan foto-foto tingkah anak yang lucu... That will really make my day!

Saya "dapat hadiah" berupa foto-foto Vania dan Aira yang diambil Eyang saat saya kuliah tempo hari. Eyang dan seisi rumah tak terlalu memperhatikan saat Vania dan Aira masuk kamar, dan nggak keluar-keluar selama beberapa menit...

Begitu keluar kamar.. Mereka berdua minta difoto dengan berbagai gaya dan berbagai latar belakang... Hihihi... ^_^

Makeover's done! Let's take some pictures..! ^_^

Changing background... Vania and Aira: "Oooh.. Aren't we pretty and adorable?" *wink wink*

Vania: "and let's pose like our parents prewedding pictures!"

Have a nice Thursday, my friends... ^_^

Monday, February 24, 2014

Nostalgia ke Kampus Depok

Catatan: posting ini banyak berisi foto. ^_^

Hal menyenangkan jika dirimu dapat bertemu dengan seseorang yang memiliki tempat-tempat bersejarah yang sama denganmu, bukan..? Bagi saya, salah satu tempat bersejarah adalah kampus saya. Saya menghabiskan 6 tahun usia saya disini, walaupun bukan di pusatnya (Depok), namun tetap saja mahasiswa Salemba pasti merasa memiliki kampus Depok juga.. ^_^

Ide mengajak Vania jalan-jalan datang dari Mas Budi. Tadinya tujuan kami adalah Kebun Raya Bogor. Namun mengingat jalanan yang selalu macet di akhir pekan, terlebih cuaca yang tak bisa diprediksi, akhirnya saya mengusulkan untuk piknik di Kampus UI Depok saja.


Setibanya kami disana, hari masih cukup pagi... Sekitar jam 10 pagi.. Kami berkeliling sebentar sambil bertanya-tanya betapa pesatnya pembangunan kampus UI Depok. Banyak bangunan baru, yang belum pernah kami lihat saat kami kuliah dulu... Ohya FYI, usia Mas Budi dan saya beda 7 tahun.. Saat saya diterima disini, dirinya sudah lulus kuliah... Tapi kenangan kami berdua sama, di kampus UI Depok masih banyak terdapat hutan saat kami kuliah dulu...

Banyak sekali warga yang kami temui di dalam kampus hari Minggu pagi itu... Ternyata kampus UI Depok sudah menjadi tempat olahraga pagi dan piknik bagi warga sekitar dan mahasiswa... Wah, senangnya! Tidak usah jauh-jauh ke Sudirman berarti untuk menikmati suasana "car-free day"... Anak-anak dengan sepedanya ramai terlihat disana-sini... Walaupun suasana pagi itu gerimis... Muda-mudi, orangtua dan bocah-bocah tetap terlihat semangat jogging pagi...


Tujuan pertama kami adalah melihat kampus Mas Budi dulu... Di dalam kampus Fakultas MIPA suasana lumayan sepi... Tapi Vania antusias sekali melihat pohon bunga dimana-mana... Akhirnya saya membolehkan ia mengumpulkan bunga-bunga putih yang berguguran di halaman rumputnya...

Vania dan ketertarikannya terhadap bunga...

Halaman kampus Fakultas MIPA.

Alhamdulillah ada yang bersedia dengan senang hati membantu Vania mengumpulkan bunga-bungaan dan menumpuknya di nampan frisbee... ^_^

Sepiring bunga segar...

Di Fakultas MIPA terlihat dengan jelas jurusan-jurusannya... Hal ini menjadi kesempatan saya untuk menjelaskan kepada Vania tentang konsep universitas dan fakultas. Vania bisa membaca nama jurusan di depan masing-masing gedungnya... Ada biologi, kimia, matematika, geografi, fisika dan farmasi... 

Selama ini, yang ia tahu, kampus Bunda itu ya belajar kedokteran gigi.. Hehehe.. Mudah-mudahan dengan pengalaman kemarin, pikiran Vania bisa lebih terbuka. Bahwa walaupun banyak orang berada dalam satu kampus, namun hal yang dipelajari bisa berbeda-beda.. Itu sesuai dengan minat masing-masing... Ternyata merupakan tantangan tersendiri ya menjelaskan konsep seperti ini kepada anak TK... Hihihi... ^_^

Bundanya berharap Vania terinspirasi dengan suasana belajar yang nyaman disini... Lagipula, kalau bisa kuliah disini nantinya kan, nggak jauh-jauh dari Bunda lah ya Nak.. Hahaha...

Di koridor FMIPA banyak terdapat tulisan-tulisan inspiratif... ^_^

Aaah! Eyang memang tak terpisahkan dari Vania... Kemana Vania pergi, Eyang pasti ikut.. ^_^

Beeuuuh... Masih ada yang ribet sama urusan bunga! ^_^   Dear Vania, bagaimana kalau nanti ambil jurusan biologi saja ya? Hehehe...

Puas bermain di kampus FMIPA, kami berniat ke lapangan rumput dekat Balairung depan Gedung Rektorat untuk bermain lempar frisbee... Tapi sayangnya hujan tiba-tiba turun dengan derasnya.. Akhirnya kami berputar-putar saja dengan mobil...

Vania juga melihat Fakultas Sastra (Fakultas Ilmu Budaya sekarang)... Ya! Disitu tempat orang-orang belajar bahasa!... Tapi kami nggak berhasil menemukan jempatan Teksas yang ternama itu... Jembatan baru yang menghubungkan Fak. Teknik dan Fak. Sastra "Tek-Sas".. Mungkin karena hujan juga kami tak dapat menjelajah dengan berjalan kaki...

Lapangan rumput yang tadinya rame, mendadak sepi karena hujan turun tiba-tiba...

Akhirnya yaaa... Kami berteduh di Masjid UI saja... :-D

@ Masjid UI

Vania: "Eyaaang... senyum dooong..." :-D

Piknik yang tadinya saya rencanakan, gagal dilaksanakan karena lapangan rumput yang becek.. Akhirnya kami berempat makan siang di tempat makan depan Masjid UI, sambil menunggu waktu sholat tiba...

Vania minta beliin tempe mendoan sama Om Budi.. Hehe... Ia ngumpet di balik Om Budi saat saya foto..

Makanan piknik dan jajanan yang menjadi satu...

Nasi, tumis brokoli wortel, oseng-oseng tuna dan nugget ayam buatan rumah, berbaur menjadi satu dengan tempe mendoan dan bakwan malang... ^_^

Yang penting tetap fun!

Selesai sholat... Ternyata awan mendung telah pergi dan panas mentari kembali mencerahkan bumi Depok... Tetap saja gagal untuk bermain lempar frisbee... Karena panas yang sangat... :-D

Kami akhirnya menuju Margonda... Saya bersyukur ada yang mengantarkan dengan senang hati ke Gramedia Margonda membeli buku cerita untuk Vania dan Ace Hardware untuk membeli penggorengan anti lengket... (Ohyeeaaah... urusan emak-emak.. Hehehe...)


 We were the yellow jackets..


And we still do love our almamater...


Oh yaa.. And we're Casio-fans too... *nggak nyambung*  :-D

@ Home, playing bubbles...

Walau hujan dan piknik gagal tapi tak mengapa... Yang penting tetap berusaha senang apapun kondisinya.. Alhamdulillah yaa... ^_^

Well okay, have a great Monday everyone.. ^_^

Tuesday, February 18, 2014

Sesuatu Yang Hilang

Sore itu, rumah saya dilanda kehebohan... Vania menjerit menangis, dan saya tertawa girang..! ^_^

Apa sebab? Yaaa... Vania copot gigi depannya! Hahahaaa... 
Saya melihat gigi tetap bawahnya sudah akan tumbuh, dan gigi susunya sudah sangat goyang.

Setelah saya menjelaskan apa yang terjadi dengan giginya, saya yang kegirangan langsung menyuruh Vania mangap, menyiapkan peralatan steril dan langsung mencabut giginya dengan semangat '45. :-D

Vania adalah anak yang sangaaattt takut dengan darah... Ia menangis seketika. Dan Opa Omanya juga ikutan panik dong... Apalagi Oma yang melihat darah mengucur dari mulut cucu kesayangannya.. Hahaha...


Cabut gigi anak orang, sama cabut gigi anak sendiri itu ternyata beda rasanya teman-teman! Hehehe...

Bagi saya pribadi, ini tandanya Vania sudah besar... Tak terasa waktu cepat berlalu... Rasanya baru kemarin saya merayakan gigi pertamanya yang tumbuh... Dan sekarang gigi itu juga yang pertama lepas... ^_^

Tangisan Vania reda tak berapa lama.. Dan dalam waktu kurang dari 15 menit darahnya pun berhenti mengucur...


Paginya adalah hari sekolah... Vania, dilanda krisis PeDe! Sempat ia tak bersedia masuk sekolah... Ia baru akan masuk saat gigi tetapnya sudah tumbuh sempurna... Walaaah, itu bisa berbulan-bulan lamanya, Vaniaaa... Hahahaaa... 

Lucuuu sekali saya melihat proses perubahan dalam kehidupan Vania...

Tapi satu hal yang paling saya ingat dari kejadian itu adalah saat Vania mulai merasakan suatu sensasi yang aneh karena giginya yang hilang... Celotehnya, membuat saya tertawa geli... 

Vania: "Bun... Kok sekarang lidahku jeblos..?" (dengan mimik heran yang lucu)

Hahahaaa.. Jeblos!

Pastinya rasa "jeblos" itu karena yang tadinya biasa ada gigi, sekarang sudah tak ada... Dirasa ada sesuatu yang hilang... Padahal, saat gigi itu ada disana, Vania tak pernah menyadari kehadirannya... ^_^

Saya merefleksikan ke diri saya... Jangan-jangan ada banyak hal dan nikmat dari Allah yang tidak saya sadari kehadirannya, dan mungkin baru akan saya hargai kehadirannya saat nikmat itu Allah ambil dari saya... Well, baiknya segera introspeksi...

credit

Ternyata, sekecil apapun kejadian yang terjadi dalam kehidupan ini... Kita selalu dapat mengambil hikmahnya... Harganya nikmat Allah... Waktu yang sudah berlalu tak akan bisa kembali lagi...

Have a nice Tuesday, friends.. ;-)

Sunday, February 9, 2014

Akuarium Air Tawar

Minggu, 9 Februari 2014 

Tanggal ini adalah ulang tahun pernikahan Oma dan Opa yang ke-36.
Aku mengundang Mas Budi ke rumah, untuk sekedar mencicipi nasi kuning.. ^_^

Tanpa diduga ternyata kami malah pergi di luar rencana... Aku, Vania dan Mas Budi, kami bertiga ke TMII. Pertama kami ke PPIPTEK tapi pertunjukannya baru mulai jam setengah 2 siang.. Akhirnya kami ke Akuarium Air Tawar...

Sampai disana sekitar jam 11:30.. Untuk mengganjal perut aku membeli keripik kentang untuk Vania dan kacang atom untuk diriku dan Mas Budi..

Vania kegirangan karena dibelikan es krim oleh Om Budi..


Di Akuarium Air Tawar inilah, Vania dan Mas Budi sudah mulai berinteraksi.. Mas Budi juga terlihat perhatian dan sayang sama Vania... Aku sungguh bahagia melihatnya.. ^_^


Sepulang dari TMII, aku dan Mas Budi sholat berjamaah di mushola di rumah... Selesai sholat aku berusaha memahami isi hati Mas Budi... Tapi kemudian Vania datang, kami bertiga makan siang... Hahaha...

Selesai makan siang, aku dan Mas Budi nonton dvd Habibie Ainun, yang nggak tamat kami tonton karena Vania yang juga ikutan heboh. Hahaha.. Akhirnya sekitar jam 15:30 saya mengajak mereka berdua untuk jalan ke "bekas sawah" dan main frisbee disana... Alhamdulillah... I love their picture!


Aku sukaaa foto ini...! ^_^
Foto ini diambil Vania saat saya dan Mas Budi asik mengobrol berdua.. Dia ambil candid tanpa sepengetahuan kami.

Nah kalau ini aku yang meminta Vania untuk memfoto kami berdua.

Semoga Allah meridhoi kami selalu.. Aamiin ya Allah...

Thursday, February 6, 2014

Kudapan Sehat Ala Vania dan Opa

Gula aren sebagai penyedap masakan?

Wah, saya baru membaca itu di blog Mbak Evi, dan memang belum pernah mencobanya... Selama ini kami sekeluarga menggunakan gula aren ataupun gula jawa sebagai pemanis di kue-kue atau kudapan yang kami buat...

Jujur saja, saya belum mengetahui khasiat gula aren untuk kesehatan secara lebih mendalam sebelum mbak Evi mengadakan kontes ini. Namun ketika saya melakukan riset kecil-kecilan menggunakan si mbah google, saya bisa mengetahui lebih banyak manfaat kesehatan dari palm sugar atau gula aren ini. 

Dulu saya hanya tau bahwa gula aren itu adalah pemanis sehat karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada gula pasir biasa. Tentu saja dengan indeks glikemik yang rendah ini, gula aren tidak akan menyebabkan terjadinya lonjakan kadar gula darah. Jadi, insya Allah lebih aman untuk para penderita diabetes. 

Fakta yang baru saya ketahui belakangan adalah bahwa gula aren juga bisa menurunkan resiko seseorang terkena kanker payudara, dan dapat membantu meningkatkan metabolisme sehingga berguna untuk menurunkan berat badan! Yeay! Berarti, gula aren sungguh banyak manfaatnya ya, terutama buat perempuan.. ^_^

Palm sugar menurut penelitian yang dilakukan di Italia, memang dapat menurunkan resiko seseorang terkena kanker payudara. Hal ini disebabkan karena indeks glikemik yang rendah. Hasil penelitian mereka dipublikasikan di "American Journal of Clinical Nutrition" bulan Oktober 2007. Penjelasan singkatnya ada disini.

Sedangkan penjelasan dari palm sugar sebagai salah satu bahan untuk membantu menurunkan berat badan ini, adalah karena gula palem yang bersifat thermogenic, yaitu tubuh akan menggunakan lebih banyak energi untuk membakarnya, sehingga meningkatkan metabolisme tubuh. Sumber dari sini.

Nah, salah satu masakan dengan gula aren yang rutin dibuat di rumah kami adalah bubur kacang hijau. Ini, adalah kudapan kesukaan Opa. Dan kini, cucunya yang paling dekat dengan Opa, Vania, ikutan suka dengan bubur kacang hijau.. ^_^

Kalau saya suka bubur kacang hijau diberi ketan hitam.. Kalau Vania, suka bubur kacang hijau jika dimakan dengan roti..Sedangkan Opa, semua bentuk kacang hijau suka! :-D

Untuk bubur kacang hijau kami memang biasanya menggunakan gula aren.. Kalau kehabisan gula aren, ya pakai gula jawa yang terbuat dari kelapa... Secara cita rasa, Opa memang lebih menyukai gula aren.. ^_^

Oma sampai geleng-geleng kepala, karena diminta memasak kacang hijau hampir setiap hari..! Namun, walau Opa suka sekali dengan kudapan manis yang satu ini, insya Allah kadar gula darahnya cenderung stabil...

Produk Arenga dengan berbagai bentuk sediaannya.. Interesting! ^_^

Sekarang saya jadi tertarik untuk mengganti hampir semua pemakaian gula pasir dalam masakan dan minuman keluarga kami. Terlebih, Oma saat ini sudah mengidap diabetes walau masih ringan. Eksplorasi aneka resep serta uji coba di dapur dengan Vania tentu akan menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan.. ^_^


http://eviindrawanto.com/2014/01/lomba-blog-peduli-pemanis-sehat/